Mesin Pencacah Sampah Plastik - Mesin Penghancur Plastik Kecil

Mesin Pencacah Sampah Plastik - Mesin Penghancur Plastik Kecil

LightBlog

Breaking

Tuesday, January 14, 2020

Proses Degradasi Plastik

PLASTIK RAMAH LINGKUNGAN: UNTUK BUMI YANG LEBIH HIJAU

Hi, selamat sore, sesi kali ini akan membawa pembahasan mengenai proses degradasi plastik PLASTIK RAMAH LINGKUNGAN: UNTUK BUMI YANG LEBIH HIJAU simak selengkapnya lebih dalam tentang plastik.

logo

Saat ini, permasalahan kantong plastik tengah menjadi pusat perhatian diseluruh belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Terkait kondisi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengadakan Seminar Bedah Teknis Teknologi dan Produk Plastik Ramah Lingkungan, di Ruang Komisi BPPT (10/12)

Seminar ini merupakan salah satu langkah inisiatif untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang menjadi prioritas penting bagi KLH. Kami akan menangani permasalahan ini dari hulu hingga hilir tentunya dengan menggunakan pendekatan teknologi, ungkap Deputi Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Hendri Bastaman saat membuka seminar.

Menurutnya, saat ini rata-rata di Indonesia menghasilkan sampah sekitar 0,5 kg, sekitar 13% diantaranya adalah sampah plastik yang sulit didaur ulang dan kurang lebih perlu waktu 500 tahun untuk proses penguraian, sehingga dari tren penggunaan plastik yang meningkat menyebabkan longsor sampah plastik. Salah satu ide bijak untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan plastik ramah lingkungan, tuturnya.

Manager Pengujian Laboratorium Sentra Polimer (STP) BPPT, Dody Andi Winarto mengatakan bahwa BPPT sebagai lembaga pemerintahan berperan dalam melakukan tahap observasi dan pengujian laboratorium. Pengujian yang kami lakukan disesuaikan dengan permintaan dari masyarakat. Kami juga mengikuti peraturan-peraturan pemerintah sesuai pada UU Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengolahan Sampah, jelasnya.

Untuk merespon realita yang ada, dalam seminar hadir pula industri lokal yang berupaya membuat produk plastik yang mudah terurai guna, yaitu PT. Chandra Asri, PT. Tirta Marta, dan PT Inter Aneka Lestari Kimia. Penggunaan produk plastik yang mudah terurai, dapat meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Menurut Bayu Herlambang dari PT. Chandra Asri, bahan baku plastik ramah lingkungan tersebut adalah polietiline (PE) Degradable Grade Asrene. Bahan tersebut akan terurai setelah terpapar cuaca panas, sinar matahari atau tekanan dalam waktu I hingga 2 tahun yang dipakai untuk pembuatan tas belanja, pembungkus barang, dan aplikasi yang sejenis.

Maria Ulfa, perwakilan dari PT Tirta Marta, mengatakan bahwa pihaknya telah mengembangkan dua brand plastik ramah lingkungan. Brand pertama adalah OXIUM, plastik yang ditambahkan aditif untuk mempercepat proses degradasi plastik melalui mekanisme oksidasi yang dipicu dengan UV, panas, cahaya oksigen dan mechanical stress. Sedangkan brand kedua adalah ECOPLAS, plastik campuran PE dan tapioka (pati singkong) sehingga mudah terurai secara alami melalui proses biologis dengan prinsip grafting.

Lain halnya yang dikatakan Aidil Arafat dari PT Inter Aneka Lestari Kimia. Kami mengembangkan solusi baru yaitu Enviplast, teknologi baru yang menghasilkan kantong plastik ramah lingkungan dari bahan alami, untuk menggantikan plastik konvensional (polyolefin), seperti tepung pati dan turunan minyak nabati. Penggunaan bahan alami tersebut, akan memudahkan microorganisme, organisme dan air dalam mengurai sampah plastik, jelasnya. (KYRA/humas)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

Begitulah detil perihal PLASTIK RAMAH LINGKUNGAN: UNTUK BUMI YANG LEBIH HIJAU semoga info ini bermanfaat salam

untuk harga alat pembuatan plastik bisa menghubungi kami ya.  mesin penggilingan limbah plastik

Tulisan ini diposting pada label

https://www.bppt.go.id/profil/organisasi/36-berita-bppt-3/berita-teknologi-sumberdaya-alam-kebencanaan/641-plastik-ramah-lingkungan-untuk-bumi-yang-lebih-hijau

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.